Apakah Kanker Nasofaring Bisa Sembuh?

Apakah-Kanker-Nasofaring-Bisa-Sembuh
source : okezone.com

Apakah kanker nasofaring bisa sembuh?  Jangan terlalu banyak merokok, sebab merokok bisa membuat penderita memgalami kanker. Salah satu penyebab daripada seringnya merokok adalah terkena resiko kanker nasofaring.

Kanker nasofaring adalah jenis kanker kepala dan leher yang langka. Daripada anda terlanjur merokok dan susah behenti, mungkin dengan membaca artikel ini anda bisa menguatkan diri untuk berhenti merokok. Berikut adalah ulasannya.

Penyebab Kanker Nasofaring

Kanker nasofaring pada umunya berada di bagian atas tenggorokan manusia, di belakang hidung. Daerah ini disebut nasofaring. Nasofaring ditempatkan di dasar tengkorak Anda, di atas langit-langit mulut manusia lalu ke nasofaring.

Saat Anda bernafas, udara akan mengalir melalui hidung ke tenggorokan dan nasofaring, kemudian masuk ke paru-paru Anda. Kanker nasofaring juga disebut nasopharyngeal carcinoma (NPC).

Penyebab  kanker nasofaring sangat terkait dengan virus Epstein-Barr (EBV). Meskipun infeksi EBV bisa terjadi, tidak semua orang yang memiliki EBV akan terkena kanker nasofaring. Ada beberapa orang yang pernah terinfeksi EBV juga tidak pernah mengalami masalah jangka panjang dengan nasofaring mereka.

Pada umumnya kanker nasofaring terjadi karena genetik  dari virus yang mempengaruhi DNA di sel nasofaring. Kanker nasofaring menular jika Perubahan DNA menyebabkan sel tumbuh dan membelah secara tidak normal, sehingga menyebabkan kanker.

Jadi risiko NPC akan naik jika Anda mengonsumsi makanan yang kaya akan ikan dan daging. Tembakau dan alkohol juga bisa meningkatkan risiko kanker nasofaring, meski kaitan alcohol dan tembakau dengan NPC sedikit.

Namun beberapa ilmuwan percaya bahwa pantangan kanker nasofaring adalah bahan kimia yang terdapat pada tembakau dan alcohol ada dalam kandungan.

Baca Juga >> Cara Mengobati Sakit Perut Pada Anak Dengan Mudah

Orang yang Beresiko Terkena Kanker Nasofaring

Orang yang beresiko terkena nasofaring adalah sebagai berikut :

  1. Laki-laki
  2. Suka makanan yang kaya dengan ikan dan daging yang diasamkan garam
  3. Punya riwayat keluarga penderita nasofaring
  4. Memiliki gen tertentu yang terkait dengan perkembangan kanker
  5. Telah terkontak dengan EBV
  6. Merokok
  7. Minum banyak alkohol
  8. Bekerja di sekitar debu kayu atau bahan kimia yang disebut formaldehid

Gejala Kanker Nasofaring

Gejala kanker nasofaring stadium 1 adalah sebagai berikut :

  • Benjolan di leher (paling umum)
  • Blurry atau double vision
  • Infeksi telinga yang sering kambuh
  • Sakit wajah atau mati rasa
  • Sakit kepala
  • Gangguan pendengaran
  • Kesulitan membuka mulut
  • Mimisan
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan

Perlu diingat, ciri-ciri kanker nasofaring atau gejala tersebut lebih cenderung terjadi dengan banyak penyakit dan kondisi kesehatan lainnya yang jauh lebih serius daripada kanker nasofaring.

Jika Anda memiliki ciri kanker nasofaring di atas, segera temui dokter. Hanya orang medis yang berpengalaman yang bisa mendiagnosis kanker nasofaring.

Baca Juga >> Cara Mengobati Sariawan di Gusi Paling Efektif

Memahami Anatomi Nasofaring

Nasofaring adalah bagian paling atas dari tenggorokan, di belakang rongga hidung dan di atas orofaring. Nasofaring seperti sebuah kotak kecil sekitar dua sampai tiga sentimeter di depan sekitar tiga sampai empat sentimeter dari atas ke bawah dan dari sisi ke sisi. Anda tidak dapat melihatnya dengan melihat ke dalam mulut atau hidung Anda.

Gejala-Kanker-Nasofaring
source : umarastore .com

Nasofaring berada di belakang dan di atas langit-langit lunak (bagian lembut atap mulut manusia yang mencakup uvula). Sebenarnya saat langit-langit lunak diangkat, maka akan membentuk lantai nasofaring. Nasofaring diposisikan tepat di bawah dan di depan dasar tengkorak.

Tim perawatan kanker akan merekomendasikan pilihan pengobatan tergantung pada tingkat kkanker di tempat asalnya dan seberapa jauh kanker telah menyebar. Jika kanker NPC terserang pada anak-anak maka pengobatannya juga diperlakukan dengan cara yang sama seperti NPC pada orang dewasa.

Peluang Sembuh Kanker Nasofaring

Buah untuk mengobati kanker nasofaring adalah buah manggis, plum dan sirsak. Namun jika belum kunjung sembuh, maka perlu pengobatan medis.

#Kanker Stadium Awal

Pengobatan untuk kanker nasofaring stadium awal  adalah terapi radiasi yang ditujukan pada tumor nasofaring. Meskipun kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening pada tahap ini, kelenjar getah bening di dekat leher bisaanya diobati dengan terapi radiasi juga.

Terapi dianggap sebagai pencegahan (profilaksis) radiasi. Beberapa pasien mungkin memiliki sel kanker di kelenjar getah bening ini yang tidak dapat dideteksi.

Meski ada terlalu sedikit sel kanker di kelenjar getah bening yang menyebabkannya membesar, sel ini bisa terus tumbuh dan menyebar jika tidak hancur akibat terapi radiasi.

Kanker ini telah menyebar di luar nasofaring, yang berarti bisa menyebar ke kelenjar getah bening di leher atau di atas tulang selangka.

Pasien dengan tahap NPC ini bisaanya menerima kemoradiasi (kemoterapi diberikan bersamaan dengan terapi radiasi ke nasofaring dan kelenjar getah bening leher).

Obat kemoterapi (kemo) yang paling sering digunakan adalah cisplatin, tapi kadang obat lain juga digunakan. Hal ini bisaanya diikuti dengan kemo yang disertai obat cisplatin plus 5-FU. Sebagian besar penelitian menemukan bahwa kemoradiasi membantu pasien hidup lebih lama daripada hanya terapi radiasi saja.

Namun kemoradiasi bisa menyebabkan lebih banyak efek samping, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Maka dari itu penting untuk memahami efek samping yang mungkin terjadi sebelum memulai perawatan jenis ini.

Jika kanker masih di kelenjar getah bening setelah perawatan ini, maka bisa dilakukan operasi (neck disection) untuk menghilangkan kelenjar getah bening.

#Kanker Stadium 2

Memasuki kanker nasofaring stadium 2 maka kanker telah menyebar ke bagian tubuh yang jauh dan bisa sulit diobati. Pengobatan yang bisaa adalah kemoterapi, seringkali dengan cisplatin dan satu obat lain.

Jika tidak ada tanda-tanda kanker hilang setelah kemoterapi, maka terapi radiasi ke nasofaring dan kelenjar getah bening di leher atau kemoradiasi bisa diberikan untuk mencoba membunuh sel kanker yang tersisa. Pilihan lain dalam beberapa kasus adalah memberi chemoradiation sebagai pengobatan pertama.

Jika masih ada tanda-tanda kanker setelah kemoterapi awal, rejimen kemoterapi lain yang menggunakan obat berbeda dapat dicoba. Kemoterapi ditambah obat cetuximab yang ditargetkan (Erbitux) mungkin merupakan pilihan lain.

Dikarenakan kanker nasofaring ini sulit diobati secara efektif, maka uji klinis pengobatan yang lebih baru mungkin merupakan pilihan yang baik.

#Kanker Stadium 3

Kanker nasofaring rekuren adalah kanker nasofaring stadium 3. Penyakit Kanker nasofaring yang muncul kembali disebut rekuren.

Kekambuhan bisa bersifat terjadi di tempat yang hampir sama atau menyebar ke organ-organ penting lain seperti paru-paru atau tulang. Jika kanker Anda muncul kembali setelah perawatan, maka pilihan pengobatan tergantung pada lokasi dan tingkat kanker.

Maka dari itu penting untuk memahami tujuan pengobatan lebih lanjut. Apakah itu untuk mencoba menyembuhkan kanker, memperlambat pertumbuhannya, atau untuk membantu meredakan gejala.

Beberapa tumor yang kambuh di nasofaring dapat diangkat dengan operasi menggunakan pendekatan melalui hidung dengan bedah dasar tengkorak endoskopik. Bedah tersebut adalah operasi khusus yang hanya boleh dilakukan oleh ahli bedah berpengalaman.

NPC rekuren di daerah leher atau kelenjar getah bening kadang dapat diobati dengan terapi radiasi tambahan. Tetapi jika dokter percaya bahwa lebih banyak radiasi akan menyebabkan efek samping yang serius atau jika respons awal terhadap radiasi tidak lengkap, maka bisa digunakan pembedahan (diseksi leher) sebagai gantinya.

Kanker yang berulang di tempat yang jauh bisaanya diobati dengan kemoterapi. Jika kemoterapi sudah diberikan, obat kemo yang berbeda dapat dicoba. Cetuximab obat yang ditargetkan dapat diberikan bersamaan dengan kemoterapi, umumnya pada percobaan klinis.

Jika kemo tidak lagi bekerja, pilihan yang bisa dicoba adalah dengan obat imunoterapi seperti pembrolizumab (Keytruda) atau nivolumab (Opdivo). Obat ini bisa membantu sistem kekebalan tubuh mampu menyerang kanker.

Jika kanker tidak dapat disembuhkan, perawatan lebih lanjut mungkin bisa untuk memperlambat pertumbuhan atau menghilangkan gejala yang disebabkan oleh penyebaran kanker yang lebih jauh.

Misalnya, jika kanker telah menyebar ke tulang belakang, terapi radiasi dapat diberikan ke daerah tersebut untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi kemungkinan komplikasi lebih lanjut.

Baca Juga:

Demikian ulasan mengenai apakah kanker nasofaring bisa sembuh. Semoga bermanfaat.