Bahaya FAM Jika Tidak Dioperasi

bahaya-fam-jika-tidak-di-oprasi

Kendati banyak referensi mengenai FAM sebagai tumor jinak, bahaya FAM jika tidak dioperasi sangatlah megkhawatirkan.

Kenali betul kondisi tubuh anda terlebih payudara yang merupakan salah satu organ reproduksi wanita yang sangat penting keberadaannya.

Pengertian FAM

Sebagian orang mungkin belum mengetahui pengertian FAM sehingga minimnya pengetahuan tentang penyakit ini. FAM merupakan singkatan dari Fibroadenomamammae yang merupakan suatu kasus yang sering terjadi pada payudara wanita.

Kondisi ini memungkinkan penderitanya memiliki benjolan pada payudara yang dapat berpindah-pindah namun tidak ganas.

Apa itu FAM

Apa itu FAM merupakan sebuah pertanyaan yang sering diajukan. FAM memiliki bentuk bulat dan tekstur kenyal pada payudara wanita. Permukaannya halus dan ukurannya dapat membesar ketika dalam masa kehamilan.

Tumor ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit pada penderitanya dan diklasifikasikan ke dalam tumor yang jinak.

Terdapat berbagai jenis FAM yang harus anda kenali sebaga pribadi yang sayang akan tubuh. Pertama adalah Fibroadenomamammae kompleks yang merupakan jenis FAM paling cepat pertumbuhannya.

Kedua adalah Fibroadenomamammae juvenile merupakan jenis Fibroadenomamammae yang sering diderita oleh kebanyakan wanita berusia 10 hingga 18 tahun.

Jenis lainnya yaitu Fibroadenomamammae besar dan tumor phyllodes. Pada Fibroadenomamammae besar, harus segera di tangani dengan operasi karena ukurannya yang besar dapat mengganggu jaringan payudara sekitarnya. Pun, tumor phyloddes walaupun tergolong ke dalam tumor jinak dapat berubah menjadi ganas jika tidk diberi perlakuan medis.

Baca Juga >> Kenali Ciri Ciri Down Syndrom Sejak Dini Dan Cara Pengobatannya

Gejala FAM

Gejala FAM bisa anda identifikasi sendiri jika anda memiliki benjolan namun tidak terasa sakit dengan bentuk bulat dan mudah digerakkan.

Penderita memungkinkan untuk memiliki FAM lebih dari satu di kedua payudaranya. Penting untuk segera memriksanya ke dokter anda.

Penyebab FAM

Belum ada penelitian khusus yang menyebutkan penyebab FAM pada payudara wanita. Saat ini, FAM selalu dikaitkan oleh hormone reproduksi wanita. Kendati begitu, penyebab utamanya masih belum diketahui.

Beberapa  pendapat mengungkapkan bahwa FAM disebabkan karena respons kepada hormone esterogen yang tidak normal.

Apakah FAM Harus Dioperasi

Banyak penderita FAM khawatir akan benjolan di payudaranya, apakah FAM harus dioperasi segera atau dihiraukan saja karena masuk ke dalam kategori tumor jinak? Hal ini sebenarnya didasari oleh karakteristik dari benjolan dan usia pengidapnya itu sendiri.

Beberapa tes akan disarankan oleh dokter yang memeriksa seperti tes mammografi, USG, dan Biopsi.

Pada tes mammografi, dokter akan menganalisis gambar FAM dengan menggunakan sinar-X. biasanya, tes ini dianjurkan untuk pengidap FAM berusia 40 tahunan.

Sedangkan pada tes USG payudara, direkomendasikan untuk pasien dengan umur di bawah 40 tahun. Hal ini dikarenakan faktor dari payudara itu sendiri yang masih padat sehingga jika melalui tes mammografi akan sulit dianalisa.

Sedangkan tes biopsi merupakan tes yang harus ditempuh jika pasien tidak bisa menempuh dua tes di atas (mammografi dan USG Payudara).

Pada tes ini, dokter akan mengambil jaringan untuk dijadikan sampel dalam benjolan yang kemudian akan dianalisa di laboratorium.

Baca Juga >> Tentang Patofisiologi Efusi Pleura dan Cara Mencegahnya

Perawatan Setelah Operasi FAM

Perawatan Setelah Operasi FAM sangatlah penting. Setelah melalui berbagai prosedur operasi, pasien diharapkan mampu menjaga bahkan mencegah datangnya kembali FAM.

Karena seperti yang diketahui, FAM bisa muncul kembali pasca operasi sekalipun. Sebaiknya memeriksakan diri secara rutin ke dokter 1-3 tahun sekali.

Jika pasien memiliki resiko terkena kanker payudara, menjalani tes mammografi setiap satu tahun sekali sangatlah dianjurkan. Bahaya FAM jika tidak dioperasi jangan menambah daftar penyakit anda.