Gejala dan tanda-tanda Katarak yang Perlu Anda Ketahui

Gejala-dan-tanda-tanda-Katarak
image: www.ahlinyapenyakitmata.web.id

Gejala dan tanda-tanda katarak seringkali tidak nampak dan tanpa disadari oleh si penderita karena dianggap merupakan penyakit minus misalnya. Dan penyakit katarak sendiri di Indonesia jumlahnya sangat banyak bahkan dibandingkan dengan negara lainnya. Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah penderita katarak terbanyak di Asia Tenggara.

Jumlah penderita penyakit katarak di Indonesia sekitar 210 ribu jiwa. Atau sekitar 0,1 persen dibandingkan dengan jumlah penduduk di tanah air yang mencapai 250 juta jiwa.

Pengertian katarak itu sendiri yakni sebuah penyakit mata yang lensa matanya mengalami ketidakjelasan penglihatan atau sedikit keruh dan penglihatan dirasa menurun.

Penyakit mata katarak menjadi penyebab paling umum kehilangan penglihatan atau kebutaan di atas usia 40 tahun.

Namun meski seringkali yang terkena penyakit katarak adalah orang dewasa dengan usia 40 tahun ke atas. Penyakit katarak juga bisa menyerang usia muda, anak-anak atau bahkan bayi sekalipun.

Jika hal tersebut terjadi, penyebab katarak di usia muda, anak-anak atau bayi dikarenakan oleh adanya gen penderita katarak dalam keluarga.

Tanda dan Gejala Penyakit Mata Katarak

Penyakit katarak ini bisa menyerang dua mata sekaligus atau salah stau mata. Namun tidak bisa menyebar dari satu mata ke satu mata yang lainnya.

Beberapa tanda dan gejala katarak mata yang dirasakan yakni adanya pandangan kabur misalnya seperti pandangan berkabut, atau warna menjadi kabur atau memiliki pandnagan ganda.

Selain itu, seringnya mengganti ukuran kacamata, penurunan penglihatan di malam hari. Atau adanya rasa silau yang berlebihan ketika melihat sorot lampu mobil, lampu, mataharu, dan berbagai sumber cahaya lainnya.

Jika beberapa gejala dan tanda-tanda katarak seperti yang disebutkan di atas kalian alami. Segeralah periksakan ke dokter mata untuk mengetahui apakah gejala dan tanda-tanda yang kalian alami merupakan gejala katarak ringan, jenis katarak lainnya atau penyakit lainnya.

Oleh karena itu, perhatikan kesehatan kalian, pola hidup, dan juga hindari terlalu banyak berada di depan leptop atau gadget agar mata kalian tidak sakit.

Baca Juga >> Cara Mengobati Pengapuran Tulang Secara Efektif

Pencegahan Katarak

Pencegahan katarak lainnya juga bisa dilakukan selain memperbaiki pola hidup. Yakni dengan menghindari paparan asap rokok, melindungi mata dari sinar UV. Dan juga melakukan pemeriksaan mata secara teratur, tidak minum alkohol.mengkonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan vitamin C-nya, mengkonsumsi makanan tinggi beta karoten seperti wortel dan pepaya.

Selain itu, cara mencegah katarak lainnya yakni dengan mengkonsumsi makanan tinggi Zeaxanthin dan Lutein. Seperti bayam, kacang-kacangan. Mengkonsumsi makanan tinggi vitamin E, B2 dan B3, membatasi mengkonsumsi garam, dan juga bisa dengan rutin meminum teh.

Sedangkan untuk menghilangkan penyakit katarak. Ada cara menghilangkan katarak di mata yang biasanya dilakukan. Yakni dengan operasi dengan cara mengangkat lapisan mata. Diangkat dan menggantinya dengan lensa mata yang baru.

Cara dan model operasi tergantung biaya yang siap ditanggung oleh pasien masing-masing. Karena operasi katarak memakan biaya yang tidak sedikit. Selain itu, pasca operasi biasanya pasien diharuskan untuk menggunakan kaca mata hitam 2-3 hari setelah operasi.

Baca Juga >> Gejala dan Cara Mengatasi Penyakit Muntaber Pada Bayi

Demikian artikel ini membahas gejala dan tanda-tanda katarak yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Dengan mengetahui apa itu penyakit mata katarak, gejala dan tanda-tanda yang dirasakan, dan jenis penyakit katarak apa. Serta bagaimana pencegahan dan cara membuang penyakit mata katarak. Diharapkan akan sangat membantu kalian lebih memahami dan menjaga pola hidup sehat agar tidak terjangkit berbagai penyakit khususnya penyakit mata katarak.