Kenali Ciri Ciri Down Syndrom Sejak Dini Dan Cara Pengobatannya

Ciri-Ciri-Down-Syndrom
source : WikiHow

Ciri-ciri down syndrome harus diketahui dan disadari oleh pihak manapun guna menanggulangi atau bahkan menyembuhkan penyakit keturunan ini. Pendidikan down syndrome menjadi sesuatu yang harus disosialisasikan.

Berikut pembahasan tentang down syndrome.

Pengertian Down Syndrom

Hal mendasar yang perlu diketahui dalam memahami down syndrome adalah pengertian down syndrome. Down syndrome merupakan penyakit yang terjadi karena adanya gangguan dalam gentika seseorang yang akan menyebabkan perbedaan individu seperti kemampuan dalam mempelajari sesuatu dan memiliki perbedaan pada fisiknya.

Penyakit Down Syndrom

Penderita penyakit down syndrom merupakan penyakit keturunan namun demikian, penyakit ini tidak dapat disalahkan keberadaannya oleh pihak manapun.

Pasalnya, WHO merilis bahwa terdapat 1 dari 1000 anak yang terkena penyakit ini. 3000 hingga 5000 anak mengidap penyakit down syndrome setiap tahunnya.

Gejala down syndrom

Sangatlah penting untuk mengetahui gelaja down syndrome sejak dini. Biasanya, pengidap down syndrom akan memiliki gejala-gejala tertentu seperti fisik yang memiliki kemiripan dengan penderita down syndrom lainnya.

Baca Juga >> Mengenal Arti Dispepsia Fungsional Dan Cara Pengobatan

Ciri-ciri Bayi Down Syndrom

Terdapat lima ciri-ciri bayi down syndrom pada umumnya. Pertama, bayi yang menderita penyakit genetik ini memiliki bentuk mata seperti kacang almond (Almond Shaped Eyes). Matanya seperti mata orang Korea namun lipatan mata pada bayi dengan down syndrome cenderung lebar pada bagian sudut luarnya.

Ciri lain yang nampak pada bayi dengan down syndrom adalah memiliki raut wajah yang datar. Jika dilihat dari bagian depan, bayi dengan down syndrome akan Nampak lebar di bagian dahi. Pipinya pun akan Nampak menggantung ke bawah. Hal ini dipengaruhi oleh hipotonia.

Gejala-down-syndrom

Dari samping, bayi down syndrome akan terlihat rata dan kurang memiliki lekukan. Hidungnya rata, sehingga tonjolan hidungnya seakan-akan muncul di tengah wajah bayi secara tiba-tiba.

Ciri yang sangat menonjol pada bayi dengan down syndrom adalah memiliki otot yang lemah atau hypotonia. Mulai dari bagian wajah hingga ujung kaki si bayi akan terlihat lemah dan akan sangat bisa dirasakan ketika tubuh si bayi dipegang atau digendong.

Hal ini juga menjadi faktor mengapa bayi dengan syndrom membuka lebar kedua tangan dan kakinya saat ingin dibaringkan.

Ciri ke empat yang dapat dilihat pada bayi dengan down syndrome yaitu si bayi yang sering menjulurkan lidahnya. Banyak orang dewasa menilai perilaku ini merupakan sesuatu yang lucu dan menggemaskan.

Padahal, hal ini merupakan cirri penderita down syndrom pada bayi. Hal ini terjadi karena penderita memiliki ukuran mulut yang kecil namun memiliki lidah yang lebih besar.

Ciri terakhir dari penderita down syndrome pada bayi adalah memiliki lipatan tunggal pada telapak tangannya. Hal ini dikarenakan, pada saat di kandungan bayi down syndrome tidak mengepalkan tangannya. Pun, ini terjadi karena hipotonia yang melemahkan otot si bayi.

Penyebab Down Syndrom Menurut Para Ahli

Para ahli menyebutkan penyebab down syndrome dikarenakan berlebihnya kromosom dalam tubuh bayi. Bayi normal hanya memiliki 46 kromosom yang diwariskan orang tuanya. 23 dari perempuan atau ibunya dan 23 dari ayahnya.

Penderita down syndrome memiliki lebih dari 46 kromosom. Biasanya, penderita memiliki 47 kromosom yang menyebabkan kelainan pada masa pertumbuhannya.

Pengobatan Down Syndrom

Sampai saat ini, pengobatan down syndrome belum bisa diatasi dengan pengobatan medis. Namun, banyak cara untuk mengobati penyakit keturunan yang satu ini.

Melakukan kegiatan dalam rangka meningkatkan kerja tubuh dan intelektual masih menjadi primadona dalam mengatasi down syndrome.

Baca Juga >> Mengenal Penyakit Sistem Endokrin

Down syndrome Bisa Sembuh

Tak ada penyakit yang tak ada obatnya, begitupun down syndrome bisa sembuh. Kekuatan dan motivasi orang-orang sekitar penderita merupakan hal penting untuk menyembuhkan down syndrome. Selalu membuat penderita down syndrome bahagia dan senang akan menimbulkan kesembuhan.