Mengenal Antibiotik dan Ciri-ciri ISK Pada Ibu Hamil

Antibiotik-dan-ciri-ciri-ISK
foto: www.dictio.id

Antibiotik dan ciri-ciri ISK sangat baik anda ketahui, apalagi pada saat masa kehamilan. Apa itu ISK? mungkin tidak semua orang mengetahui kepanjangan dari ISK itu sendiri.

ISK adalah kepanjangan dari Infeksi Saluran Kemih. Infeksi yang terjadi dalam saluran kemih yang disebabkan masuknya bakteri dan virus ke dalam saluran kemih lewat vagina ataupun testis.

Pasien yang menderita ISK sangat menderita karena setiap kali mengeluarkan air kencing ia akan merasakan sakit yang luar biasa. ISK terjadi karena berkembangnya bakteri dan mikroorganisme dalam kandung kemih.

ISK yang dibiarkan berlarut-larut akan menimbulkan penyakit yang lebih komplek lagi karena ia akan mengganggu fungsi ginjal.

Baca Juga >> Apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

Gejala dan Penyebab ISK

Infeksi saluran kemih sering terjadi pada wanita dan ibu hamil. Hal ini dikarenakan saluran kemih pada wanita lebih pendek dari pada pria.

Selain itu ISK pada ibu hamil terjadi karena saluran kemih ibu hamil akan melebar. Sehingga semakin meningkatkan kemungkinan masuknya mikroorganisme dalam kandung kemih.

Adapun penyebab ISK pada wanita diantaranya adalah :

  1. Imunitas tubuh yang lemah
  2. Konsumsi antibiotik dalam jangka waktu yang lama
  3. Jamur
  4. Bakteri
  5. Diabetes

Gejala ISK pada wanita berupa sering kencing tengah malam, kencing yang berbau menyengat, nyeri saat kencing, nyeri pada perut bagian bawah, pinggang kanan dan kiri, sering ingin kencing, mudah lesu dan lelah serta demam. Jika ada beberapa gejala tersebut anda rasakan maka segera kedokter untuk penanganan lebih lanjut.

Penanganan yang terlambat dalam penyakit ISK ini dapat membuat bakteri berkembang semakin banyak dalam kandung kemih.Hal tersebut dapat menyebabkan terjadi komplikasi ISK  berupa gangguan pada ginjal.

Baca Juga >> Penyebab Jantung Berdebar Yang Sering Dialami

Cara Mengobati ISK

Jika merasakan gejala ISK ada baiknya anda segera ke dokter untuk konsultasi dan memperoleh resep obat antibiotik ISK. Atau bisa juga dengan meminum paracetamol untuk mengurangi rasa sakit. Obat antibiotic yang diminum merupakan obat yang khusus membunuh bakteri yang tidak berguna bagi tubuh.

Selain dengan meminum antibiotik, pengobatan ISK bisa dilakukan dengan obat herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami. Seperti kumis kucing, bawang putih, wedang jahe, jeruk, minuman probiotik, lidah buaya dan kunyit. Bahan–bahan itu diolah sedemikan rupa dan rutin di minum selama beberapa waktu hingga ISK sembuh.

Jika anda sudah melakukan berbagai pengobatan dan merasa sakit ISK anda sudah sembuh. Ada baiknya kontrol kembali ke dokter untuk memastikan apakah jumlah bakteri dalam kandung kemih anda sudah normal kembali atau masih tinggi.

Jika masih tinggi maka perlu ada treatment tambahan untuk sembuh. Karena terkadang rasa nyeri sudah hilang namun begitu di cek ulang di dokter masih ditemukan bakteri dalam jumlah tinggi di dalam kandung kemih.

Hal ini bisa terjadi karena bakteri sudah kebal dengan obat yang kita minum. Sehingga perlu obat dengan dosis yang lebih tinggi untuk mematikan bakteri tersebut. Jika hasil cek dari dokter kadar bakteri sudah normal itu artinya tanda ISK sudah sembuh.

Sebaiknya melakukan pencegahan sebelum terjangkit infeksi saluran kemih. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam upaya pencegahan ISK diantaranya adalah banyak minum air putih ( 2 liter sehari ), jaga organ kewanitaan agar tetap kering, hindari mandi menggunakan bathtub, banyak konsumsi makanan mengandung vitamin C, berhenti untuk menunda kencing dan bersihkan organ kewanitaan dengan air bersih.

Jika tindakan pencegahan ini sudah dilakukan maka kecil kemungkinan anda terkena infeksi saluran kemih. Selain itu terapkan pola hidup sehat agar imun tubuh anda lebih meningkat.

Menjaga kebersihan diri termasuk organ intim mampu meminimalisir timbulnya penyakit ISK. Itulah tadi ulasan mengenai antibiotik dan ciri-ciri  ISK semoga bermanfaat bagi anda.