Pahami Cara Mengatasi Mata Kuning pada Bayi Anda

Cara-Mengatasi-Mata-Kuning-pada-Bayi
image: www.okaydoc.com

Cara mengatasi mata kuning pada bayi lahir yang disarankan orang tua zaman dahulu adalah dengan menjemurmya. Hanya, pada beberapa kasus, tidak cukup dengan berjemur saja.

Kenapa mata kuning bayi bisa terjadi? Penyebab mata bayi kuning sendiri karena kandungan bilirubin dalam tubuh bayi cukup tinggi.

Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi yang memiliki usia di bawah dua minggu. Mungkin memang bisa sembuh dengan dijemur di bawah sinar matahari pagi. Tapi, banyak juga yang memerlukan penanganan khusus.

Gejala dan Penyebab Mata Bayi Kuning

Gejala bayi dengan mata berwarna kuning sendiri dimulai dengan perubahan warna kulit dan mata bayi yang menjadi kuning pekat. Kemudian dilanjut pada urine bayi yang turut berwarna kuning. Padahal seharusnya bayi baru lahir memiliki warna urine yang bening karena belum mencerna apa-apa.

Penyebab terjadinya mata kuning pada bayi baru lahir adalah karena kadar bilirubin yang cukup tinggi. Bilirubin merupakan zat berwarna kuning yang dihasilkan ketika sel darah merah dipecah. Bayi di bawah usia satu minggu, umumnya menghasilkan bilirubin lebih tinggi.

Bilirubin itu nantinya akan dibawa menuju hati. Kemudian di hati, bilirubin akan di ekskresi melalui tinja atau urine. Karena hati bayi belum berfungsi sempurna, hati tidak mampu menyingkirkan kelebihan bilirubin. Terjawablah mata kuning kenapa terjadi pada bayi baru lahir.

Baca Juga >> Cara Menyembuhkan Skoliosis dengan Terapi yang Tepat dan Aman

Risiko Bayi Kuning

Pada beberapa kasus, bayi kuning akan sembuh seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan bayi yang membaik. Tapi, ada juga yang harus mendapatkan penanganan khusus untuk bayi kuning ini.

Di bawah ini bayi yang berisiko lahir kuning:

  1. Bayi yang dilahirkan di bawah usia kehamilan 37 minggu atau biasa disebut bayi prematur.
  2. Pada bayi yang memikiki golongan darah berbeda dengan ibunya. Bayi yang tidak memiliki persamaan golongan darah dengan ibunya, kebanyakan memproduksi bilirubin di atas ambang batas sebagai akibat produksi antibodi yang berlebihan. Hal ini juga terjadi pada bayi yang memikiki perbedaan rhesus darah dengan ibunya.
  3. Bayi yang tidak mendapatkan ASI dari ibunya.

Cara Mengatasi Mata Kuning pada Bayi Anda

  1. Supply ASI yang cukup. Jika dalam kondisi umum, bayi hanya akan diberi ASI ketika ia menangis kehausan saja. Namun, pada kondisi bayi kuning, dianjurkan memberikan ASI 8 hingga 12 kali per hari. Hal ini dilakukan guna memperbanyak frekuensi buang air bayi. Dengan banyaknya frekuensi buang air, diharapkan bilirubin akan perlahan terbuang bersama urine bayi dan menormalkan kadarnya. Dan cara ini dinilai cukup ampuh sebagai cara mengobati mata kuning pada bayi baru lahir.
  2. Metode ini dilakukan dengan meletakkan bayi dalam tempat tidur khusus di bawah naungan cahaya berspektrum biru. Bayi hanya akan dibekali popok dan kacamata pelindung saja. Secara berkala fototerapi akan dihentikan untuk memberikan waktu agar bayi dapat mendapat supply ASI yang cukup dan diperiksa kadar cairan dalam tubuhnya.
  3. Transfusi darah. Jika dua metode di atas dinilai tidak memberikan hasil yang signifikan, terpaksa dilakukan transfusi darah. Caranya adalah dengan mengambil sedikit darah bayi dan digantikan dengan darah dari bank darah. Hal ini bertujuan untuk mengganti sel darah rusak dalam tubuh bayi.

Baca Juga >> Kenali Pengertian dan Terapi Osteoarthritis Sejak Dini

Nah, Mama, sudah tahu bukan cara mengatasi mata kuning pada bayi Anda? Sebenarnya, tanpa penanganan khusus, bayi Anda akan sembuh secara sendirinya. Tapi, Anda perlu waspada jika akibat mata kuning terjadi gejala demam dan sulit menyusu ketika bayi Anda kuning.

Boleh jadi, Anda membutuhkan penanganan khusus seperti di atas. Jangan takut ya, Mama, dengan terapi yang tepat, pasti bayi Anda akan bertahan. Semoga bermanfaat.