Penyebab Penyakit Autoimun Secara Detail

Penyebab-Penyakit-Autoimun
image : tipsperawatancantikcom

Penyebab penyakit Autoimun terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari berbagi penyakit, tapi justru menyerang tubuh sehat sendiri. Padahal kita semua tahu bahwa sistem imun atau kekebalan tubuh itu sangat penting dalam tubuh.

Jika sistem imunnya berkurang, biasanya tubuh akan menjadi tidak fit dan mudah terserang penyakit. Apa Itu penyakit Autoimun? Salah satu penyakit kelainan dari kekebalan tubuh yang sangat berdampak dalam tubuh.

Jika ada yang bertanya apakah penyakit Autoimun menular? Jawabannya adalah tidak penyakit ini bukan termasuk penyakit menular karena tidak disebabkan oleh virus. Tapi, penyakit ini disebabkan oleh tubuhnya sendiri.

Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya autoimun adalah keturunan. Biasanya orang yang memiliki riwayat autoimun, akan menurun ke anak-anaknya. Untuk itu jika terjadi gejala segera melakukan penanganan. Untuk lebih legkapnya silahkan baca paragraf selanjutnya.

Gejala Autoimun

Autoimunintas terjadi karena berbagai faktor di antaranya yaitu adanya infeksi, lingkungan yang tidak sehat seperti hanya sering terkena bahan kimia. Genetik atau keturunan yang cenderung memiliki autoimun.

Jika ada silsilah keluarga yang memiliki penyakit autoimun, kemungkinan akan menurun. Tapi, tidak mesti akan menurun ke anaknya, bisa jadi ke cucunya dan seterusnya. Selain itu disebabkan juga oleh adanya hormon. Saat sedang melahirkan, monopuase dan juga hamil, biasanya hormon ini berubah.

Sebenarnya penyebab dari autoimun memang belum jelas secara detail. Untuk itu anda perlu mengetahui juga berbagai gejala Autoimun yang bisa anda gunakan untuk mendeteksi. Berikut inilah beberapa gejalnya.

  • Sering terkena sariawan. Adanya sariwan memang sering berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh yang berkurang. Hal ini juga bisa terjadi jika sistem kekebalan tubuh itu sendiri justru menyerang sel tubuh yang sehat.
  • Adanya demam yang ringan. Badan akan terasa agak panas. Suhunya bisa mencapai 37,4 sampai 37,5 derajat celsius. Sesuai dengan pengertian Autoimun, bahwa kekebalan tubuh ini mengalami ketidakstabilan. Biasanya badan yang kurang stabil gejala awalnya adalah demam.
  • Terasa nyeri di sepanjang tubuh. Rasa nyeri yang dirasakan ini seperti halnya di tusuk-tusuk.
  • Brain fog, otak yang menjadi acuan berfikir mengalami ketidakstabilan seperti halnya kehilangan ingatan, konsentrasi dan fokus.

Beberapa gejala dan penyebab penyakit Autoimun yang disebutkan memang belum tentu menjadi patokan, hanya saja bisa anda jadikan landasan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Pencegahan secara dini akan lebih baik dari pada sudah terlambat terserang penyakit autoimun.

Baca Juga >> Cara Mengobati Tenggorokan Sakit Secara Alami

Ciri-Ciri Penyakit Autoimun

Apa-Itu-penyakit-Autoimun
image : radarmalang.id

Selain gejala yang di timbulkan ada beberapa ciri-ciri penyakit Autoimun yang bisa anda ketahui.

  • Nafsu makan berkurang
  • Insonmia atau susah tidur
  • Bola matanya lebih menonjol
  • Rambut yang kering dan mudah rontok
  • Kaki dan tangan yang mudah mengalami kesemutan
  • Adanya gangguan psikologi atau stres dan depresi
  • Tubuh terasa menggigil dan gemetar
  • Adanya mati rasa atau kelumpuhan pada satu sisi tubuh
  • Tubuh yang sensitif dengan suhu tinggi dan rendah
  • Sendi yang terasa kaku dan nyeri
  • Mengalmai kesulitan buang air besar
  • Mudah merasa lelah dan capek
  • Adanya siklus menstruasi yang tidak lancar

Ciri-ciri tersebut bisa anda jadikan patokan apakah anda terserang penyakit autoimun atau tidak. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa sakit Autoimun memiliki penyebab yang kurang jelas.

Tapi, dengan adanya ciri-ciri penyakitnya saja sudah cukup mendeteksi apakah tubuh anda terserang penyakit atau tidak.

Baca Juga >> Pemerikasaan Fisik Apendisitis Secara Detail

Penyebab penyakit Autoimun juga bisa disebbakan oleh perokok berat. Hal ini karena zat yang ditimbulkan oleh rokok ini sudah mengidap di tubuh.

Akhirnya beberapa jaringan rentan dan sering terkena iritas dan juga infeksi. Nah, dari sinilah sistem kekebalan tubuh akan menyerang dirinya sndiri. Hal ini memang sering tidak tersadari. Untuk itu lebih berhati-hatilah dalam bertindak dan memutuskan untuk merokok.